Server & Jaringan

Penyelidikan Intelijen & Daftar Hitam ASN/IP

Dengan memasukkan alamat IP atau domain, Anda bisa mendapatkan informasi ASN gratis, nama pusat data/ISP, lokasi negara dan kota, catatan rDNS, dan status 5 daftar hitam DNSBL yang berbeda.

Penyelidikan Intelijen & Daftar Hitam ASN/IP
Informasi

Tentang Penyelidikan Intelijen & Daftar Hitam ASN/IP

Mengidentifikasi alamat IP atau nama domain di internet sangat penting di banyak bidang, termasuk keamanan jaringan, mengidentifikasi sumber spam, memverifikasi lokasi server, dan meningkatkan pengiriman email. Alat ini mengambil ASN (Autonomous System Number), nama ISP/pusat data, lokasi geografis (negara, kota), dan catatan DNS terbalik (rDNS) untuk IP atau domain yang Anda masukkan dalam satu kueri.

Selain itu, alat ini secara otomatis memeriksa alamat IP terhadap lima basis data DNSBL (DNS-based Blacklist) yang berbeda: Spamhaus ZEN, SpamCop, Barracuda, SORB dan CBL (Penyalahgunaan)Daftar ini berisi alamat IP yang telah dikaitkan dengan perilaku berbahaya, seperti mengirim spam, menyebarkan malware, atau terlibat dalam aktivitas botnet. Memeriksa daftar ini adalah titik awal yang tepat jika Anda mengalami masalah pengiriman dengan server email Anda atau mencurigai server Anda diblokir.

Saat Anda memasukkan nama domain, alat ini pertama-tama akan menyelesaikan catatan DNS A untuk menemukan alamat IP; kemudian alat ini melakukan semua analisis menggunakan alamat IP tersebut. Hanya alamat IPv4 publik yang didukung; alamat jaringan pribadi dan alamat lokal ditolak karena alasan keamanan. Semua kueri dilakukan di sisi server; hasilnya ditampilkan secara sederhana dengan lencana "Bersih" atau "Terdaftar".

Bagaimana cara menggunakannya?

Langkah demi langkah

  1. Apa yang ingin Anda tanyakan? Alamat IP (misalnya. 8.8.8.8) atau nama domain (misalnya. contoh.comMemasuki )
  2. Menanyakan Klik tombol atau tekan Enter.
  3. Pada kartu ASN / Datacenter Periksa nomor ASN, nama ISP/organisasi, negara, kota, dan catatan rDNS.
  4. Tabel Daftar Hitam DNSBL untuk setiap daftar Membersihkan atau Dalam daftar Lihat lencananya.
  5. Jika situs Anda terdaftar, mulailah proses penghapusan daftar dengan mengunjungi situs web penyedia daftar yang bersangkutan.
FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

ASN (Autonomous System Number) adalah nomor unik yang diberikan kepada blok alamat IP di internet, yang dikendalikan oleh administrator jaringan independen. Setiap ISP utama, pusat data, dan organisasi besar memiliki ASN-nya sendiri. Mengetahui ASN mana yang dimiliki suatu IP penting untuk memahami infrastruktur penyedia layanan mana yang digunakan IP tersebut, apakah IP tersebut termasuk dalam ASN dengan riwayat spam/penyalahgunaan, dan untuk mengidentifikasi masalah perutean lalu lintas.

DNSBL (DNS-Based Blackhole List) adalah basis data berbasis DNS yang menerbitkan alamat IP yang diidentifikasi menunjukkan aktivitas berbahaya. Server email memeriksa IP sumber pesan masuk terhadap daftar ini; email dari IP yang ada dalam daftar biasanya berakhir di folder spam atau ditolak sama sekali. Masuk dalam daftar paling sering berarti mengirim spam, infeksi botnet, atau penyalahgunaan; namun, terkadang bisa juga merupakan false positive (kesalahan identifikasi).

Setiap DNSBL memiliki proses penghapusan daftar (delisting) sendiri. Pertama, selidiki mengapa Anda terdaftar: mungkin ada perangkat lunak spamming di server Anda, open relay, atau perangkat yang terinfeksi. Setelah mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah, kirimkan permintaan penghapusan daftar dari situs web listing yang relevan (misalnya, spamhaus.org, spamcop.net). Beberapa listing melakukan penghapusan daftar secara otomatis, sementara yang lain memerlukan peninjauan.

Saat Anda memasukkan nama domain, alat ini akan mengambil alamat IPv4 publik pertama dari catatan DNS A domain tersebut dan melakukan semua pemeriksaan (kueri ASN + DNSBL) menggunakan IP tersebut. Jika terdapat beberapa catatan A, IP publik pertama akan digunakan. Halaman hasil akan menunjukkan IP mana yang dikueri.

rDNS (Reverse DNS/PTR record) menyimpan nama domain yang sesuai dengan alamat IP. Banyak server email memeriksa apakah IP sumber pesan masuk memiliki catatan PTR yang valid dan konsisten; catatan rDNS yang hilang atau tidak konsisten meningkatkan risiko diklasifikasikan sebagai spam. Pastikan catatan rDNS Anda dikonfigurasi dengan benar untuk mengoptimalkan infrastruktur server Anda.